Translate

Kamis, 10 Juli 2014

JANGAN REMEHKAN DOA

JANGAN REMEHKAN DO'A
(Keterkaitan Do'a dengan Puasa)

Sering kali kita dapatkan orang yang meremehkan masalah do'a. Bahkan tidak jarang orang berbangga dan menyombongkan diri untuk berdo'a seakan apa yang telah di capai adalah hasil usahanya sendiri.

 Do'a adalah Ibadah yang sangat Agung. Ibadah Do'a memiliki hubungan erat dengan puasa. Mengapa?

 Karena salah satu orang yang di ijabahi do'a nya adalah orang yang Berpuasa.

Jangan sampai kita tergolong Hamba-Nya yang menyombongkan diri (Merasa tidak butuh kepada Alloh : Pent). Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :

ادْعُوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ

Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.
��(QS. Al A'raf : 55)

{وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ} [غافر: 60]

“Dan Rabbmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.”
��(QS. Al Mukmin: 60).

�� Berdo'a bentuk lemahnya Hamba dan besarnya keagungan Rabb-Nya. Do'a sifat lambang keimanan para Rasul dan Nabi.

Kita dapat liat di dalam Al Qur'an dari Kisah Nabi Zakariyah yang tidak henti-hentinya berdo'a kepada Rabb-Nya. Terus menerus dengan penuh kelembutan meminta kepada Rabb-Nya dan dengan keYakinan bahwa Rabb-Nyalah yang Maha Kuasa atas hamba-Nya.

إِذْ نَادَى رَبَّهُ نِدَاءً خَفِيًّا (٣) قَالَ رَبِّ إِنِّي وَهَنَ الْعَظْمُ مِنِّي وَاشْتَعَلَ الرَّأْسُ شَيْبًا وَلَمْ أَكُنْ بِدُعَائِكَ رَبِّ شَقِيًّا (٤) وَإِنِّي خِفْتُ الْمَوَالِيَ مِنْ وَرَائِي وَكَانَتِ امْرَأَتِي عَاقِرًا فَهَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ وَلِيًّا (٥) يَرِثُنِي وَيَرِثُ مِنْ آلِ يَعْقُوبَ وَاجْعَلْهُ رَبِّ رَضِيًّا (٦) يَا زَكَرِيَّا إِنَّا نُبَشِّرُكَ بِغُلامٍ اسْمُهُ يَحْيَى لَمْ نَجْعَلْ لَهُ مِنْ قَبْلُ سَمِيًّا (٧) قَالَ رَبِّ أَنَّى يَكُونُ لِي غُلامٌ وَكَانَتِ امْرَأَتِي عَاقِرًا وَقَدْ بَلَغْتُ مِنَ الْكِبَرِ عِتِيًّا (٨) قَالَ كَذَلِكَ قَالَ رَبُّكَ هُوَ عَلَيَّ هَيِّنٌ وَقَدْ خَلَقْتُكَ مِنْ قَبْلُ وَلَمْ تَكُ شَيْئًا   (٩)

(yaitu) ketika dia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembut.

Dia (Zakaria) berkata, "Ya Tuhanku, sungguh (semua) tulangku telah lemah dan kepalaku telah dipenuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada-Mu, Ya Tuhanku.

Dan sungguh, aku khawatir terhadap mawaliku sepeninggalku, padahal istriku seorang yang mandul, maka anugerahilah aku seorang anak dari sisi-Mu, yang akan mewarisi aku dan mewarisi dari keluarga Ya'qub dan jadikanlah dia, Ya Tuhanku, seorang yang diridhai”

(Allah berfirman), “Wahai Zakaria! Kami memberi kabar gembira kepadamu dengan seorang anak laki-laki namanya Yahya, yang Kami belum pernah memberikan nama seperti itu sebelumnya.

Dia (Zakaria) berkata, "Ya Tuhanku, bagaimana aku dapat mempunyai anak, padahal istriku seorang yang mandul dan aku (sendiri) sesungguhnya sudah mencapai usia yang sangat tua?”

Allah berfirman, "Demikianlah.” Tuhanmu berfirman, "Hal itu mudah bagi-Ku; sungguh, engkau telah Aku ciptakan sebelum itu, padahal pada waktu itu engkau belum berwujud sama sekali.”
�� (QS. Maryam : 3-9)

Liatlah Nabi Zakariyah yang Penuh Kelembutan dan rasa Yakin kepada Rabb-Nya. Tidakkah kita Yakin Kepada Rabb kita bahwa Dia-Lah yang Maha Mendengar dan mengabulkan do'a. Lantas mengapa kita menganggap remeh do'a?? bahkan tidak jarang kita jumpai dari orang yang berilmu berputus asa dari Rahmat Allah dengan meninggalkan do'a nya ketika permohonannya itu belum Alloh belum di berikan.

 Mumpung Ramadhon menjumpai kita, mumpung Alloh masih memberikan kita tangan untuk meminta kepada-Nya. Maka marilah kita memperbanyak do'a di bulan penuh berkah ini, kita mendo'akan diri kita, keluarga kita, saudara-saudara kita khususnya yang tertindas di negerinya, saudara kita yang berada di jalan yang keliru. Kita berdo'a di saat kita sedang berpuasa, dia saat kita berbuka, di saat kita menunggu shalat yang akan di dirikan, di waktu shalat malam dan di waktu sahur yang telah kita ketahui itulah tempat-tempat mustajab untuk berdo'a.

Semoga  Allah menjaga kita semua di atas Al Haq, senantiasa membimbing kita di jalan yang benar, mengistiqomahkan kita di atas sunnah Nabi kita yang Mulia Shallallahu 'alahi wa Sallam dan semoga Alloh Subhanahu wa ta'ala mengumpulkan kita semua di Jannah-Nya.

            ����������        
✒Ummu Fadhl Al Makassariyah
_________
��SILSILAH DURUS LINNISA'
��WANITA MUSLIMAH

Jumat, 10 Januari 2014

Bangun Pagi

Walaupun terlihat sepele, kebiasaan bangun
pagi sepertinya masih menjadi kendala bagi
banyak orang. Padahal, banyak manfaat yang
bisa diperoleh dengan bangun pagi. Bahkan
ada pepatah yang mengatakan, orang yang
sukses adalah mereka yang terbiasa bangun
lebih awal.
Ide untuk bangun pagi dan memulai aktivitas
sebelum matahari terbit adalah keinginan
banyak orang, tetapi sangat sedikit orang
yang benar-benar bisa mengubahnya menjadi
suatu kebiasaan. Bahkan, sejumlah filsuf
mengatakan, dengan bangun lebih awal,
seseorang akan menjadi lebih produktif.

1. Lebih Awal Memulai

Jika Anda bangun pukul 04.00, Anda akan
mulai mengawali hari lebih awal dari sebagian
besar orang di dunia. Anda masih memiliki
waktu untuk melakukan sholat witir atau
makan sahur bila hendak berpuasa. Tidak ada
cara yang lebih baik untuk memulai hari Anda
selain daripada bangun pagi.

2. Olah Raga Ringan

Pagi-pagi adalah waktu yang sangat baik
untuk berolahraga. Semakin awal Anda
bangun, semakin banyak kalori yang dapat
Anda bakar sepanjang hari dan Anda akan
selalu merasa sehat. Penelitian juga
membuktikan bahwa orang yang berolahraga
di pagi hari cenderung lebih konsisten dalam
menjaga kebugaran badan mereka.

3. Dzikir Pagi

Dzikir Pagi memiliki banyak manfaat
kesehatan, termasuk merangsang
keseimbangan emosional dan mengurangi
stres. Jika Anda memulai hari dengan Dzikir
Pagi akan mendapat keseimbangan sepanjang
hari, sekaligus meningkatkan kehidupan Anda.
Melakukan Dzikir Pagi di pagi juga baik untuk
merilekskan otak Anda sehingga Anda dapat
benar-benar fokus pada diri sendiri.

4. Meningkatkan produktivitas

Bangun lebih awal memberi Anda momentum
lebih besar. Memulai sesuatu lebih awal akan
membuat hari Anda lebih lama dan Anda
dapat menyelesaikan pekerjaan Anda tepat
waktu. Jadi tidak akan ada masalah dan
tekanan dalam menjalankan pekerjaan sehari-
hari.

5. Menikmati sunrise

Mereka yang terbiasa bangun siang tidak
akan pernah bisa menikmati keindahan
terbesar dari alam, yakni sunrise. Tidak ada
cara yang lebih baik dalam menyambut hari
dengan memandang sebuah sunrise.

6. Sarapan

Banyak orang tidak pernah menyempatkan diri
untuk sarapan pagi. Padahal, sarapan pagi
adalah waktu yang paling penting bagi
seseorang untuk mengisi tenaga guna
menunjang segala macam aktivitas. Sarapan
juga memungkinkan Anda memiliki
konsentrasi yang lebih.

7. Bebas macet

Jika melakukan perjalanan yang jauh untuk
bekerja/sekolah, Anda tidak perlu merasa
khawatir terlambat. Pasalnya, dengan bangun
lebih awal, kecil kemungkinan Anda terjebak
macet.

8. Punya waktu luang

Bangun lebih awal bisa memberikan banyak
waktu luang untuk diri Anda sendiri sehingga
Anda bisa melakukan kegiatan lain di sisa
waktu Anda yang tidak terpakai.
Menanamkan kebiasaan ini memang tidak
mudah. Namun, setelah menerapkannya dalam
beberapa hari, pola tidur Anda akan berubah
dan lama-kelamaan Anda akan mulai
terbiasa. Tetapi, yang harus diingat adalah
Anda harus tidur 7-8 jam sehari. Semoga
kita tetap Istiqomah untuk bangun lebih awal.

Sumber: alamislam.com